Sketsa merupakan suatu gambar atau lukisan yang masih kasar atau belum selesai untuk mengawali sebuah penggarapan karya lukis, arsitektur, animasi, ilustrasi dan lainnya. Sketsa juga dapat di sebut sebagai suatu gambar pendahuluan atau pra rancang yang masih kasar, ringan, dan sifatnya sementara sebagai dasar dalam membuat karya. Di SMK Bakti Mandiri, Pembelajaran sketsa ilustrasi di bedah menjadi beberapa materi yaitu, menggambar model, nirmana, prespektif, anatomi tubuh manusia dan tipografi. Peserta didik diajarkan dasar-dasar tersebut di kelas 10, sebagai awal mereka memahami dan mempelajari proses berkarya, sehingga siswa dapat mengembangkan dan mengekprorasi bakat mereka
Apa Saja Yang Dipelajari ?
Dalam DKV, sketsa ilustrasi tidak hanya bertujuan menghasilkan gambar yang bagus, tetapi juga menjadi media untuk menuangkan dan mengembangkan ide visual sebelum menjadi karya akhir.
Sketsa dapat digunakan dalam berbagai kebutuhan, seperti:
Selain itu hal paling utama yang peserta didik akan pelajari adalah dasar-dasar utama dalam membuat sebuah sketsa ilustrasi, antara lain:
Unsur-unsur desain adalah bagian dasar atau elemen penting yang disusun menjadi satu untuk membuat sebuah karya seni atau Dasar desain Grafis yang indah dan jelas. Terdapat beberapa macam unsur desain grafis, di antaranya titik, garis, bidang, ukuran, bentuk, warna, gelap terang, tekstur, dan ruang.

Prinsip desain adalah aturan atau panduan dasar yang dipakai untuk menyusun elemen visual agar sebuah karya tampak indah, teratur, dan mudah dipahami. Prinsip desain sebagai berikut, kesatuan, keseimbangan, komposisi, proporsi, irama, keselarasan, gradasi, dan penekanan.

Dalam membuat sketsa gambar, ada beberapa teknik yang perlu diketahui sebelum kita memulai menggambar, tenik dasar menggambar sketsa yaitu, arsir, dussel, blok, pointilis, prespektif, dan aquarel. Dari tenik dasar ini nantinya kita dapat menciptakan sebuah karya atau desain yang menarik, terlebih jika dapat mengkombinasikan beberapa teknik dalam satu karya.

Pembelajaran Berbasis Praktik
Pembelajaran sketsa ilustasi di SMK Bakti Mandiri menggabungkan teori dan praktik. Peserta didik tidak hanya mempelajari konsep di dalam kelas, tetapi juga dapat berlatih secara langsung. Peserta didik dapat memulai dari objek sederhana, kemudian mengembangkan kemampuan melalui latihan bertahap.
Berbagai latihan dapat dilakukan melalui proyek seperti:
Kompetensi yang dikembangkan berupa :
Tips berlatih untuk peserta didik :
Portofolio sebagai Hasil Pembelajaran
Setiap karya sketsa dapat menjadi bagian dari portofolio peserta didik. Portofolio dapat digunakan untuk menunjukkan perkembangan keterampilan, kreativitas, dan kemampuan visual. Karya sebaiknya disimpan bersama catatan teknik, alat yang digunakan, objek yang digambar, dan evaluasi singkat. Sketsa bukan sekadar gambar awal, Sketsa adalah proses melihat, mengamati, merancang, dan mengembangkan ide menjadi karya visual.